Tuesday 31 January 2017

Ribka Dian Ocktora, S.Ds


Dan sama sekali nggak menyangka ada di hari ini bersama dengan teman seperjuangan SIMBE. Perjalanan ini terasa singkat namun terasa lama juga  :')
Satu anak tangga kehidupan sudah aku tinggalkan menuju ke dunia baru, ahhh. Lega, bersyukur dan disadarkan aku berada di dalam mimpi sekarang. Ya, cita-cita yang sejak Sekolah Menengah Pertama (SMP) aku idam-idamkan menjadi seorang desainer.
Mungkin setiap orang bisa memiliki gelar ini, tapi mungkin akan beda rasanya saat sesuatu yang lama kamu rindukan sekarang menjadi kenyataan. Ahhhh, percayalah rasanya 1000x lebih bahagia.
Aku kagum dengan setiap yang Tuhan buat dalam hidup ini, aku yakin ini bukan suatu kebetulan, semua atas dasar skenarioNya. Dia juga punya mimpi yang besar untuk hidup kamu, lebih indah dari apa yang kita bayangkan dan inginkan. Tapi syaratnya cuman satu,  ikut atau nggak. Tapi dalam hal ini satu yang aku percaya bahwa senakal-nakalnya aku, Dia punya banyak cara dan nggak kehilangan akal untuk terus menarik kita kedalam tracknya.
Dimana aku di tarik dan ditempatkan di SMA Negeri yang sama sekali tidak pernah ada di mimpi burukku dan harus aku lewati. Keluar dari zona yang sangat nyaman. Dan ternyata perbedaan itu menyenangkan :)
Bertemu dengan orang-orang yang sangat berbeda, lingkungan yang berbeda, bahasa yang berbeda semua berbeda. Dan disini dituntut untuk menjadi "berbeda" Kemudian Tuhan bawa aku ke Universitas ini, semakin aku mengerti perjuangan hidup dan semakin mengerti Tuhan selalu bekerja lewat setiap perjalanan hidupku. Kadang kita terlalu sok tau tentang apa yang terbaik untuk hidup kita tapi nyatanya Tuhan punya hal yang lebih indah dan yang terbaik untuk hidup kita.

Ya, aku punya mimpi di tahun ini, mimpi yang aku anggap besar. Yakin kita akan menjadi kolaborasi yang pas :)
Sekali lagi ini bukan tentang aku lagi, tapi biar semuanya tentang Dia. Semua hal yang sudah terjadi diatas bukan sekedar penyelesaian, tapi suatu pecapaian yang merupakan salah satu kebaikan Tuhan dalam hidupku :')

Ribka Dian Ocktora, S.Ds
Thank you for everything :)

Friday 27 January 2017

City Park

Satu hari lagi dengan lelaki ini :) Selalu jadi hari yang menyenangkan, selalu jadi hari pembelajaranku tentang orang ini, selalu jadi hari yang berbeda dan selalu ada hal baru. Dan semakin yakin kalau perbedaan tidak selamanya mengganggu, tapi kolaborasi yang pas. Minggu ini adalah minggu ter - hectic, menyiapkan segala sesuatu untuk yudisium hal yang bikin deg-degan dan persiapanya melelahkan :')
Ya, sambil menunggu kegiatan digereja numpang berteduh di City Park Bandung. Ternyata banyak yang berubah dan banyak yang baru setelah sekian lama nggak pernah lagi pergi-pergi kecuali Kampus - Gereja - Rumah.
So pretty :)
selfie
Location : Balai Kota Bandung 

xoxo 
David & Ribka 



Bandung

 Alun - Alun Bandung at night, so pretty. Thank you for the simple and accidents dating :)


Saturday 14 January 2017

Silly




Home Future!

IMAGE CHART, 
My scandinavian, soon!
A London house with Victorian brick, a modern extension, and Velfac windows:
Scandinavian living room with a hint of rustic element. Plants brings the room to life.:
Contemporary style meets traditional Art Deco, in this sophisticated,  inviting Scandinavian-influenced family home.:  Scandinavian style interiors, Scandinavian living, Scandinavian home decor, wall gallery ideas, gallery wall art inspiration. Posters and prints. Desenio.com:
 :
A serene Swedish home in white and wood | this is what i want... windows, big sink and breakfast table:
This is such a lovely space. Great roof design. www.methodstudio.london:  Scandinavian Kitchen Designs-29-1 Kindesign   the jars with the spoons hanging:
High End Hotel | Bali, Indonesia. Hu'u Villa. Luxury hotel for holidays | www.bocadolobo.com | #luxuryrestaurant #luxuryhotel #lifestyle:

  


Sidang Akhir

Tepatnya Selasa, 11 Januari 2017 pukul 08.00 kami sibuk mendisplay gambar kerja, skema material, maket, x-banner dan perspektif gambar masing-masing. Semua persiapan yang kemarin sekarang saatnya diuji didepan para penguji.
 


Oke, meskipun satu hari kemarin sama sekali tidak menikmati bantal guling dan kasur. Nyatanya memang semua pesertapun demikian, dengan costume masing-masing yang sesuai dengan judul Tugas Akhir masing-masing, aku sebagai resepsionis salah satu hotel di Lembang, Bandung. Cuman bisa berdoa, supaya Tuhan bisa melancarkan mulut lidah untuk berkata-kata di depan 4 penguji dan 1 pembimbing :') Tarik nafas dan semuanya harus dilewati dengan semangat dan harapan yang besar. Rasa ngantuk dan cape udah nggak kerasa lagi, deg-degan dan pengen rasanya semua berakhir :(
Waktu tahap presentasi selesai, Tahap tanya jawab selesai dan tahap terakhir yang nggak akan terlupakan sampai detik ini,
Tiba-tiba pembimbing bertanya "Ya sekarang tahap bagaimana kesan dan pesan peserta selama mengikuti Tugas Akhir?" 

Diam beberapa detik dan semua air mata harus tumpah di depan pembimbing dan penguji. Rasanya udah nggak mau ngomong karena udah nangis duluan :(

Cuman bisa bilang, "Maaf kalau belum bisa maksimal karena beberapa hari kemarin ada beberapa kesalahan teknis yang membuat pekerjaan TA sedikit terhambat, dan terima kasih untuk dosen yang selalu membimbing khususnya pembimbing tercinta Pak Boyke, Dan disini selama jadi anak Desain Interior belajar nabung, karena biayanya nggak sedikit, belajar mengatur waktu dan berharap semua ilmu yang sudah dipelajari selama masa kuliah bisa bermanfaat untuk masyarakat " 
Ya, sampai keluar ruang sidangpun rasa haru masih terus ada, bersyukur karena hal ini ternyata bisa aku lewati tentunya dengan air mata ucapan syukur.

Berdoa suatu saat nanti bertemu dengan orang-orang ini disuasana yang baru dengan segudang pengalaman dan masih memiliki rasa yang sama semasa di bangku kuliah :)
Bersyukur Tuhan tempatkan dikampus ini, diproses dan dipertajam. Aku nggak pernah sekalipun menyesal karena berkuliah disini, malah sebaliknya aku bangga bisa kuliah di ITENAS dan dijurusan Interior Design ya disini menemukan orang-orang hebat, keren, mental baja, percaya diri tinggi, tidak mengenal lelah, pantang menyerah, sejuta keunikan sifat karakter kebiasaan latar belakang dan lebih bersyukurnya lagi aku ada diantara mereka.

Friday 13 January 2017

H-3

Beberapa dari kalian mungkin tau persis apa yang kemarin aku alami, hahahaa..
Ini bukan perkata menyelesaikan Tugas Akhir saja atau seberapa uang dan tenaga yang harus keluarkan selama Tugas Akhir kemarin, tapi jauh dari semua itu adalah sebuah Proses Hidup. Ini benar-benar pengalaman berharga dalam hidup yang nggak bisa diulang dua kali. Dan ini adalah cerita dimana seorang gadis yang mentalnya di naik turunkan oleh keadaan, percayalah aku masih manusia yang tidak selalu lulus dari cobaan, tapi masih terus belajar :P
Dimana udah nggak bisa lagi pakai kekuatan aku sendiri, bener-bener berserah, pengasahan mental, semua kondisi yang tidak terprediksi terjadi dan semua schedule yang aku buat seketika jadi hancur berantakan. Kalau bisa disebut satu-satu mungkin bikin kesel dan bisa bikin naik darah. Dari sidang yang harus kami jalani 7 kali sampai Sidang Akhir, banyak konten TA yang harus dikerjakan (Gambar kerja, maket, laporan dll) Jadwal sidang yang nggak terprediksi, H-2 harus kelayakan TA, *kan aafsjdhffzzajsfdiuiohflashfiu, laptop yang sempet mati H-4 Sidang Akhir, tidur berapa jam sehari, ketahanan fisik juga jadi menurun dan tentunya bikin emosipu kadang jadi nggak terkontrol. Sempet nangis dan rasanya pengen menyerah, tapi melihat kebelakang, sudah terlalu banyak juga yang aku kerjakan selama ini, dan yang lebih nggak tega dengan orang tua yang mati-matian menguliahkan aku, akhirnya kembali lagi berjuang.
H-3 Sidang Akhir

Ya orang-orang ini yang selalu buat aku jadi lebih kuat. Disini aku sadar sesadar-sadarnya Tuhan tau seberapa kapasitas kita dan kekuatan kita sebesar apa, Dia nggak akan tinggal diam membiarkan kita sendiri untuk melakukan segala sesuatu, Dia pasti kasih "malaikat" untuk menolong kamu *jadi terharu. Ya dan mereka yang selalu bantu dari awal aku berkuliah di Desain Interior sampai Tugas Akhir. Mereka yang selalu bikin aku jadi tambah kuat. Sebeneranya hal ini sudah jadi makanan setiap semester tapi yang kali ini bobotnya lebih berat :(
Dan satu lagi yang jadi bahan perenungan selama kemarin-kemarin, ternyata ujian dari Tuhan dan manusia itu beda ya. Kalau ujian manusia, belajar dulu baru dapat ujian. Sedangkan ujian dari Tuhan itu berbeda, diuji dulu baru kita belajar dan mengerti, keren :) Dan itu yang aku alami, harus ngalamin hal yang nggak enak dulu / proses, baru belajar dan mengerti hal apa aja yang akan dilakukan dan nggak dilakukan kalau-kalau dapatin hal yang macam gini lagi.  
Disini belajar lagi tentang mengambil respon yang benar, waktu semua hal tidak mengenakkan datang apa kita terus menyerah dan ambil jalan yang lebih aman? atau terus-menerus ngomel, mengeluh bahkan menyalahkan keadaan? Ya, semua hal diatas pernah aku lakukan tapi bersyukur tidak berlama-lama karena orang-orang terdekat tidak lantas mengasihani tapi terus menyemangati karena semua yang dilakukan ada tujuannya dan menegur kalau kalau aku mulai kebanyakan mengeluh atau mengambil langkah yang salah. Ditahap ini memang perlu pengakuan, kita tidak mampu dan perlu pertolongan orang lain. 

Hot Spring